Minggu, 09 Oktober 2011

Ilmu Pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sejak manusia menghendaki kemajuan dcalam kehidupan, sejak itulah gagasan untuk melakukan penggalian, pelestarian dan pengembangan melalui pendidikan. Oleh karena itu, dalam sejarah pertumbuhan masyarakat, pendidikan senangtiasa menjadi perhatian utama dalam rangka memajukan kehidupan generasi sejalan dengan tuntutan masyarakat.
Khusus masyarakat Islam yang berkembang sejak Nabi Muammad SAW, pendidikan juga merupakan kunci kemajuan. Sumbr-sumber pokok ajaran Islam yang berupa Al-Qur’an dan hadits banyak mendorong pemeluknya untuk menciptakan pola hidup yang maju, sehingga dengan kesejahteraan yang berhasil diciptakan, baik bagi kehidupan duniawi maupun kehidupan akhiratnya.
Pedidikan Islam berusaha merealisasikan misi agama Islam dalam tiap pribadi manusia, yaitu : “menjadikan manusia sejahtera dan bahagia dalam citra Islam”. Citra Islam mencerminkan nilai-nilai normatif dari Tuhan yang bersifat abadi, dalam pengalamannya tidak mengikuti selera nafsu dan budaya manusia yang berubah-rubah menurut tempat dan waktu.
B. RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah yang akan kami kaji pada makalah ini adalah :
1. Pengertian Ilmu Pendidikan Islam
2. Sumber Ilmu Pendidikan Islam
3. Dasar Ilmu Pendidikan Islam
C. TUJUAN PENULISAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah agar dapat mengetahui sebenarnya ilmu pendidikan Islam, sumber dan dasarnya.

BAB II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN
Bila pendidikan di artikan sebagai latihan mental, moral, dan fisik yang bisa menghasilkan manusia berbudaya tinggi berarti pendidikan berarti menumbuhkan personalitas (kepribadian) serta menanamkan rasa tanggung jawab.
Oleh karena itu, manusia yang berpredikat muslim benar-benar akan menjadi penganut agama yang baik, nenaati ajaran Islam dan menjaga agar rahmat Allah SWT tetap berada pada dirinya. Ia harus mampu memahami, menghayati, dan mengamalkan ajarannya sesuai iman dan aqidah Islam karena Islam merupakan agama yang benar.
Sebagai Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang benar berbunyi :

Artinya :
“Sesungguhnya agama disisi Allah adalah Islam”.
Jadi, manusia harus dididik melalui proses pendidikan Islam. Berdasarkan pandangan di atas, pendidikan Islam berarti suatu system pendidikan yang dapat memberikan kemampuan seoarang untuk memimpin kehidupannya sesuai dengan cita-cita dan nilai-nilai islam yang telah menjiwai dan mewarnai corak kepribadiaannya. Dengan kata lain, manusia yang mendapat pendidikan Islam harus mampu hidup di dalam kedamaian dan kesejahteraan sebagaimana di harapkan oleh citraIslam.
Dengan demikian pengertian Islam adalah suatu system kependidikan yang mencangkup seluruh aspek kehidupan yang dibutuhkan oleh hamba Allah SWT, sebagaimana Islam telah menjadi pedoman badgi seluruh aspek kehidupan manusia baik duniawi maupun ukurawi.
Mengingat luasnya jangkauan yang harus digarap oleh pendidikan Islam tetapa terbukan terhadap tuntutan kesejahteraan umat manusia baik tuntutan di bidang ilmu pengetahuan maupun teknologi begitu pula tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup rohaniah
B. SUMBER ILMU PENDIDIKAN
Sumber ilmu pendidikan Islam adalah nilai-nilai ajaran agama Islam. Nilai-nilai ajaran Islam harus bisa menanamkan atau sikap hidup yang dijiwai nilai-nilai tersebut. Juga mengembangkan kemampuan berilmu pengetahuan sejalan dengan nilai-nilai islam yang melandasi. Itu merupakan proses ikhtiariah tersebut dan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan coba-coba atau dasar keingina dan kemauan pendidik tampa dilandasi dengan teori-teori pendidikan Islam yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.
Sebagai sumber pedoman bagi umat Islam adalah Al-Qur’an yang mengandung dan membawakan nilai yang membudayakan manusia. Hamper dua per tiga ayat-ayat Al-Qur’an mengandung motivasi kependidikan bagi umat manusia.
Bila kita mengamati secara mendalam tentang bagaimana Tuhan mendidik Ala mini, akan tampak oleh kita bahwa Allah sebagai maha pendidik (murabby al-adam) dengan kodrat iradatnya telah membahas suatu system apapun. Sebagai maha pendidik menghadapi segala sesuatu yang menyangkut kehidupan di ala mini, suatu proses kehidupan yang secara alami, hal demikian menjadi contoh bagi makhluknya yang berusaha mengenbangkan kehidupan secaramanusiawi dan alami sesuai dengan garis Yang telah di letakkan loeh Allah SWT.
Disamping maha pencipta dan maha penguasa atas segala-galanya Allah juga berperang sebagai maha pendidik terhadapa hamba-hambanya. Dia adalah pendidik atas sekalian alam. Para malaikat ,rasul, nabi serta para-wali-wali sampai kepada para ulama yang bertugas sebagai penyambung kalam ilahi dalam proses mendidik manusia agar menjadi hamba yang beriman, brtakwa, dan taat kepada perintah-Nya.
C. DASAR ILMU PENDIDIKAN
Dasar pendidikan identik dengan dasar ajaran Islam itu sendiri. Keduanya berasal dari sumber yang sama yaitu Al-Qur’an dan hadits kemudian dasar tadi dikembangkan dalam pemahaman para ulama ijtihad, tafsir yang benar dalam bentuk pemikiran yang menyeluruh dan terpadu tentang jagat raya, manusia dan akhlak dengan merujuk kepada kedua sumber tersebut.
Menjadikan Al-Qur’an sebagai dasar pemikiran dalam membina system pendidikan, bukan hanya di pandang sebagai kebenaran yng didasarkan kepada keyakinan semata. Lebih jauh kebenaran itu juga sejalan dengan kebenaran yang dapat ditterima oleh nalara dan bukti sejarah, sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya. Dengan demikian wajar jika kebenaran itu kita kembalikan pada pembuktian akan kebenaran. Pernyataaan firman Allah kitab (AlQur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; petunjuk bagi mereka yang taqwa (Q.2:2).
Kebenaran yang dikemukakannya mengandung kebenaran yang hakiki, bukan kebenaran yang lestari dan tidak bersifat tentative (sementara).
“Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya kami tetap memeliharanya” (Q.15.9).
Kebenaran yang seperti itu pula yang dijadikan dasar pemikiran dalam membina system pendidikan Islam. Berbeda dengan kebenaran yang dibuat oleh hasil pemikiran manusia, bagaimanapun terbatas oleh ruang dan waktu. Selain itu, hasil pemikiran tersebut mengandung muatan subyek teritas, sesuai dengan sudut pandang masing-masing. Adanya kedua factor ini mendorong hasil pemikiran para ahli pendidikan untuk membuahkan konsep pendidikan yang sesuai dengan pandangan hidup masing-masing.
Pendidikan Islam yang dilaksanakan dalam suatu system memberikan kemungkinan berprosesnya bagian-bagian menuju kearah tujuan yang di tetapkan sesuai ajaran Islam. Jalannya proses ini baru bersifat konstan (tetap) bila di landasi pola dasar pendidikan yang mampu menjurus terwujudnya tujuan pendidikan Islam harus berkembang dari pola dasar yang membentuknya menjadi pendidikan yang bercorak dan berwatak Islam.
Meletakkan pola dasar pendidikan islam berarti harus meletakkan nilai-nilai dasar agama yang memberikan ruang lingkup berkembangnya proses pendidikan Islam dalam rangka mencapai suatu tujuan. Bukannya nilai-nilai dasar yang dibentuk itu mempunyai kecendrungan untuk menghambat atau menghalangi berkembangnya proses tersebut.

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari uraian-uraian tersebut diatas maka penulis dapat menyimpulkan bahwa :
1. Pendidikan Islam adalah suatu system pendidikan yag dapat memberikan kemampuan seseorang untuk memimpin kehidupan sesuai dengan cita-cita dan nilai-nilai Islam yang telah menjiwai dan mewarnai corak kepribadiannya.
2. Sumber ilmu pendidikan Islam adalah nilai-nilai ajaran agama Islam
3. Dasar ajaran ilmu pendidikan Islam itu adalah identik dengan dasar Islam yaitu alQuran dan hadits.
B. SARAN-SARAN
Dalam menulis makalah ini kami menyadari bahwa akan adanya berbagai masalah yang tentunya akan mengundang pertanyaan yang berupa kritik atau perbaikan. Oleh karena itu, pada poin ini kami akan memberikan saran atau sugestis kepada kita semua mudah-mudahan tulisan ini dapat bermanfaat, olehnya itu :
1. Kepada dosen yang bersangkutan kiranya sudi memberikan bimbingan demi kesempurnaan makalah ini.
2. Kepada teman-teman, kami dri penulis mengharapkan agar apa yang kami tulis di dalam makalah ini kita coba untuk mengkajinya, kemudian menilai secara saksama lalu mengamatinya dan mengambil nilai-nilai yang bisa menjadi pengetahuan buat kita bersama.

DAFTAR PISTAKA
 Arifin M.ed, Ilmu Pendidikan Islam. Bumi Aksara. Jakarta.2003
 Jalaluddin dan Usman Said, Filsafat Pendidikan Islam. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta. 1994

Related Posts:









0 komentar:

Poskan Komentar

next page